Ticker

6/recent/ticker-posts

Sambut Ramadhan 1447 H, Lapas Pemuda Madiun Gelar Doa Bersama Penuh Khidmat

 


Gelar Doa Bersama Jelang Ramadhan di Lapas Pemuda Madiun


Madiun,detikjurnal.com- Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar kegiatan doa bersama yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, pejabat struktural, pegawai, serta seluruh warga binaan, sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut bulan penuh berkah, Senin (16/2).

Kegiatan tersebut menghadirkan dua penceramah dari Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, yakni Ustaz Subagiyono dan Ustaz Ishak.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Ramadhan harus dimaknai sebagai sarana introspeksi dan pembinaan diri bagi seluruh jajaran maupun warga binaan.

“Ramadhan adalah bulan pembinaan. Mari kita jadikan momen ini untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat integritas, serta membangun semangat kebersamaan di lingkungan Lapas. Semoga seluruh warga binaan dapat menjalani ibadah dengan khusyuk dan menjadikan Ramadhan sebagai titik awal perubahan yang lebih baik,” ujar Wahyu.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Subagiyono menyampaikan pentingnya menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan niat yang tulus.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak taubat, serta meningkatkan kualitas ibadah. Baik petugas maupun warga binaan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih ampunan dan keberkahan di bulan suci ini,” tutur Ustaz Subagiyono.

Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai sarana memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan ibadah sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Setyawan Nugroho Endiyanto, menambahkan bahwa kegiatan keagamaan akan terus ditingkatkan selama bulan Ramadhan sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian.

“Kami berkomitmen menghadirkan kegiatan yang dapat memperkuat mental dan spiritual warga binaan. Harapannya, nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadhan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Endiyanto.

Kegiatan ditutup dengan lantunan shalawat dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Ishak, berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Madiun berharap nilai-nilai spiritual Ramadhan dapat tertanam kuat dalam diri seluruh warga binaan maupun petugas, sehingga tercipta suasana yang religius, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan selama bulan suci berlangsung. (RED).