Ticker

6/recent/ticker-posts

Lapas Wonogiri Tanam Talas Bogor Varietas Unggul, Perkuat Program Kemandirian Pangan

 


Talas Bogor Varietas Unggul ditanam di lahan Lapas Wonogiri

Wonogiri – DETIKJURNAL.com

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Wonogiri terus mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kali ini, Lapas Wonogiri melaksanakan penanaman talas Bogor varietas Pratama 1 dan Pratama 3 di area branggang Lapas pada Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh 2 orang WBP bersama 1 petugas pertanian dengan menanam masing-masing 30 batang dari kedua varietas unggul tersebut sebagai langkah mendukung program ketahanan pangan.

Pemilihan varietas Pratama 1 dan Pratama 3 didasarkan pada karakteristik tanaman yang adaptif serta memiliki kebutuhan air yang relatif lebih hemat. Selain itu, masa panen yang diperkirakan sekitar enam bulan dinilai tepat untuk dibudidayakan sambil menunggu datangnya musim hujan.

Melalui kegiatan ini, WBP tidak hanya terlibat dalam proses penanaman, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik budidaya tanaman pangan yang berpotensi memberikan nilai ekonomis.

Kepala Lapas Kelas IIB Wonogiri, Siswarno, menyampaikan bahwa pengembangan komoditas pertanian merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin Kemandirian Pangan.

"Penanaman talas Bogor ini merupakan salah satu bentuk inovasi dalam mengoptimalkan lahan produktif di Lapas. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat," ujar Siswarno.

Melalui pemanfaatan lahan branggang secara produktif, Lapas Wonogiri terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

Diharapkan, budidaya talas Bogor ini dapat tumbuh optimal hingga masa panen dan menjadi salah satu komoditas unggulan yang mendukung kemandirian pangan sekaligus menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat. (RED).