Sosialisasi Program MBG di Lampung, Cetak Generasi Berkualitas
Bandar Lampung, Lampung (21/11) – DETIKJURNAL.com
Pemerintah bersama para pemangku
kepentingan di Provinsi Lampung menggelar kegiatan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di
Balai Keratun Pemprov Lampung pada Selasa (18/11).
Langkah ini merupakan komitmen
pemerintah untuk tetap melayani rakyat dengan memberikan kebermanfaat ganda
bagi masyarakat.
Sosialisasi program MBG ini dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung, Seh Ajeman, Kepala SPPG Kota Bandar
Lampung Rizki Makruf, Ketua DPW Perempuan Bangsa, Zam Zanariah, serta ratusan peserta yang merupakan warga
setempat. Kegiatan ini menjadi diharapkan menjadi momentum untuk perubahan yang
lebih baik menuju Indonesia emas 2045.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD
Provinsi Lampung Seh Ajeman
menyampaikan dukungan penuh terhadap Program MBG yang digagas pemerintah pusat.
Ia menegaskan bahwa program ini
merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat melalui pemenuhan gizi seimbang.
“Saya menyambut baik langkah pemerintah
dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama untuk mendukung
kelompok anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Program ini adalah wujud perhatian
pemerintah terhadap pentingnya kesejahteraan gizi masyarakat yang terkadang
terbatas aksesnya,” ujar Seh Ajeman.
Program MBG, yang menjadi salah satu
prioritas Presiden dan Wakil Presiden, tidak hanya berfokus pada pemenuhan
kebutuhan gizi, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal.
Bahan pangan untuk dapur MBG akan
mengutamakan pasokan dari pedagang, petani, peternak, serta pemilik usaha kecil
di daerah.
“Program MBG bukan hanya menjawab
kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal, memperkuat
ketahanan pangan, dan memperluas kesempatan kerja,” tambah Ajeman.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para
peserta diharapkan dapat memahami konsep, tujuan, serta mekanisme pelaksanaan
Program MBG sehingga dapat berperan aktif dalam penyelenggaraannya di wilayah
Lampung.
Berdasarkan riset, Indonesia
diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan
program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang
sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan. (red)

Social Plugin