Ticker

6/recent/ticker-posts

Hijaukan Lahan Tidur, Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Intensif Rawat Tanaman Jagung

 


Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun saat Merawat Tanaman Jagung

Madiun, – DETIKJURNAL.com

Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun melaksanakan kegiatan perawatan tanaman jagung dengan memberikan pupuk NPK biru di lahan kebun samping Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun, Jumat (27/2).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang rutin dilaksanakan di dalam lingkungan Lapas.

Setiap seminggu sekali, Warga Binaan yang tergabung dalam kegiatan kerja pertanian secara bergiliran memberikan pupuk serta melakukan pengecekan kondisi tanaman.

Perawatan dilakukan secara terjadwal dan di bawah pengawasan petugas guna memastikan tanaman tumbuh optimal dan sesuai dengan standar budidaya yang telah diarahkan.

Waktu ditemui saat memberikan pupuk NPK biru, Warga Binaan berinisial A menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus keterampilan yang bermanfaat.

“Kami belajar cara merawat tanaman jagung mulai dari penanaman, pemupukan, sampai perawatan rutin. Dengan pemberian pupuk NPK biru ini, kami berharap tanaman bisa tumbuh subur dan hasil panennya maksimal. Kegiatan ini juga membuat kami lebih produktif,” ujarnya.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan harapannya agar program pertanian ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi bekal keterampilan setelah bebas nanti.

“Kami ingin Warga Binaan memiliki kemampuan yang aplikatif. Dengan keterampilan di bidang pertanian, mereka diharapkan dapat mandiri dan produktif ketika kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa kegiatan pertanian ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan dan kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan.

“Pemanfaatan lahan yang ada di dalam Lapas menjadi langkah konkret dalam mendukung pembinaan yang produktif. Selain memberikan keterampilan, kegiatan ini juga mendukung kemandirian pangan serta menciptakan lingkungan yang aktif dan positif,” tegasnya.

Program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin kedelapan tentang kemandirian pangan melalui program pertanian di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Madiun terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang bermanfaat, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi Warga Binaan. (RED).