Diare tinggi di Pacitan Dinkes lakukan pencegahan melalui Sosialisasi ke Masyarakat
foto: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pacitan, Nur FaridaDetikjurnal.com, Pacitan - Wabah diare tidak bisa di anggap sederhana Penyakit diare infeksius menular utama melalui di mana kuman dari tinja penderita masuk ke mulut orang lain. Penularan terjadi melalui konsumsi makanan/air yang tercemar, kontak langsung dengan penderita, serta menyentuh benda terkontaminasi (mainan, gagang pintu)
Kebersihan buruk setelah buang air besar juga mempercepat penularan Kasus diare di Pacitan sempat mencuat setelah ratusan warga di Kecamatan Sudimoro mengeluhkan mual, sakit perut, hingga diare
Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan menilai kondisi itu tidak lepas dari persoalan sanitasi yang masih belum layak di sebagian lingkungan masyarakat, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pacitan, Nur Farida, mengatakan sanitasi yang buruk bisa memicu gangguan kesehatan
“Sanitasi yang tidak layak itu bisa memicu diare dan penyakit lainnya. Jadi kebersihan lingkungan memang harus dijaga,” kata Nur Farida, Senin 2/2/2026
“Program dari kami lebih ke sosialisasi. Mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan,” lanjutnya
Widya Ningsih Ketua Divisi Kesehatan dan PPA Cakra Sandi Nusantara menangapi hal tersebut bahwa menurut nya dengan pendekatan partisipatif, bahwa program kesehatan tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, dan sosialisasi pemerintah akan tetapi perilaku masyarakat untuk mencegah terjadinya diare juga harus kuat (Tim)
Social Plugin